Arus kas atau flow cash menjadi perhatian bagi perusahaan yang mengedepankan integritas dalam meminimalisir praktik suap. Pada perputaran arus kas, dapat ditelusuri pengeluaran yang tidak teridentifikasi atau hidden cost. Maka, sebagai Sistem Manajemen Anti Suap (SMAP) ISO 37001 dapat melacak pengeluaran yang tidak terduga dan teridentifikasi sebagai tindakan korupsi.
Apa itu Bahaya Hidden Cost dalam Praktik Suap?
Hidden cost atau biaya tersembunyi merupakan biaya yang tidak langsung seperti denda, biaya karyawan, biaya penyusutan barang, biaya perawatan alat, asuransi, legal, pajak, biaya iklan dan pemasaran, dan sebagainya.
Namun, hidden cost memiliki potensi untuk dijadikan oknum di badan organisasi sebagai celah untuk melakukan praktik suap. Hal ini dikarenakan hidden cost tidak tercatat atau tidak ditampilkan secara eksplisit, sehingga menimbulkan celah bagi pelaku untuk melakukan tindakan suap.
Berikut beberapa dampak dari hidden cost dalam praktik suap:
- Pembengkakan Biaya Proyek/Pengadaan
Pihak yang menerima suap cenderung menyetujui pembelian barang atau jasa dengan harga yang lebih mahal dari harga pasar, tetapi dengan kualitas standar yang dapat membebani struktur biaya perusahaan atau anggaran negara.
- Kerugian Ekonomi Makro
Suap dalam hidden cost dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, menurunkan investasi, dan mengalihkan dana dari proyek-proyek produktif ke aktivitas yang kurang bermanfaat, sehingga pada akhirnya merugikan perekonomian secara keseluruhan.
- Biaya Hukum dan Denda
Ketika salah satu oknum terbukti memanfaatkan celah pada hidden cost perusahaan, maka perusahaan bertanggung jawab untuk membayar denda dan mendapat hukuman perdata. Hal ini dapat berdampak pada finansial perusahaan.
Peran ISO 37001 Membantu Mengurangi Biaya “Hidden Cost” Akibat Praktik Suap
Dokumen pada ISO 37001 memastikan bahwa organisasi mampu mencegah, mendeteksi, hingga merespons tindakan suap secara sistematis, terutama pada konteks ini yaitu pada hidden cost sehingga dapat mengurangi biaya akibat praktik suap: Berikut beberapa peran ISO 37001 dalam mengurangi biaya hidden cost akibat praktik suap:
- Mengurangi Risiko Denda dan Sanksi
Dampak dari praktik suap yaitu hukum denda, sanksi, hingga blacklist perusahaan. ISO 37001 dapat mengontrol sistem internal yang kuat, sehingga risiko pelanggaran dapat menurun.
- Mencegah Pembengkakan Biaya
Gejala umum pada praktik suap yakni terjadinya pembengkakan biaya atau mark-up terhadap pembayaran yang tidak resmi atau pengeluaran biaya yang tidak tercatat atau tanpa bukti sah. ISO 37001 dapat memproteksi hal ini dengan mekanisme audit, persetujuan yang berlapis, serta implementasi due diligence terhadap mitra bisnis, sehingga dapat mencegah biaya anggaran yang berlebihan.
- Meningkatkan Reputasi
Perusahaan yang terverifikasi memiliki ISO 37001 cenderung lebih dipercaya oleh pelanggan, mitra bisnis, dan investor karena komitmen perusahaan dalam memberantas tindakan suap. Hal ini tentu akan berdampak pada reputasi perusahaan terhadap stakeholder yang terlibat.
Polemik hidden pada arus kas perusahaan terkadang tidak dapat terhindarkan. Namun, jika perusahaan telah mengimplementasikan standar ISO 37001 maka dapat dipastikan bahwa mereka akan terhindar dari risiko hidden cost akibat praktik suap. Jika Anda memiliki pertanyaan terkait standar sistem manajemen, Anda dapat berkonsultasi dengan kami melalui globalindokaryaindonesia.com. Kami tidak hanya memberikan saran terbaik, tetapi juga memberikan pendampingan hingga Anda meraih sertifikasi ISO. Segera konsultasikan dengan kami!